Sunday, June 20, 2004

Keanggotaan Terbatas GMail: Strategi Yang Cerdik

Amal mempertanyakan kapan GMail akan membuka registrasi untuk publik?. Tapi saya setuju dengan pendapat Robert Scoble bahwa strategi Google dalam membatasi keanggotaan GMail ini sangat cerdik:

1. Ekspansi keanggotaan melalui pertemanan secara tidak langsung menjamin kualitas para pemakai GMail. Kita lebih suka mengundang orang yang kita percayai / dekat dengan kita kan? Lagipula Google akan memperoleh data ekstra: web of trust, seperti di Orkut.
2. Kecepatan ekspansi ini sangat mudah dikendalikan oleh Google. Perlu mengejar target 100.000 anggota lagi? Berikan masing-masing 5 jatah ke 25.000 anggota yang telah terdaftar. (Ya, 25.000 x 5 memang lebih dari 100.000, tetapi siapa yang bisa menjamin bahwa ke 25.000 orang tersebut membagikan semua jatah miliknya, dan siapa tahu yang diundang tidak mau?). Di sisi lain, kalau dirasakan bahwa jumlah anggota telah cukup banyak, dan Google agak kewalahan, stop saja jatah undangan baru.
3. Dengan mengatur kecepatan ekspansi agar relatif datar, atau naik tapi tidak terlalu melonjak, maka Google yang sedang dalam masa tenang sebelum IPO tetap ramai dibicarakan.

Tetapi memang terasa bahwa Google mulai besar. Empat layanan utama yang sering saya akses (search, blog, mail, social network) sangat terasa perbedaan kualitasnya. Orkut terlihat paling parah dari sisi kinerja. Bahkan salah satu rekan yang saya undang ke Orkut membalas Mas, bukannya saya tidak mau diundang ke Orkut, tapi ketika saya mendaftar, nama yang saya pakai ditolak dengan alasan terlalu rumit(?). Apakah Kusnasriyanto terdengar rumit bagi Anda? ;-)

3 comments:

Amal said...

Saya tidak "sehebat" Scoble dalam hal membuat prediksi, namun pada saat menulis plus/minus untuk Yahoo! Mail dan GMail, saya melihat keuntungan model undangan di GMail tersebut secara tidak langsung mencegah registrasi dalam jumlah sangat besar.

Kebetulan saya mengalami gangguan dengan akun email di Yahoo! dan balasan yang saya terima dari helpdesk mereka meminta saya maklum karena saat ini sedang terjadi perubahan besar-besaran.

PG said...

sorry rada enggak nyambung. tapi saya mengalami hal aneh masalah invitation GMail ini.

saya mendapatkan account dari invitation seorang teman. nah, address gmail-nya saya cantumkan di profile BlogSpot saya. pada saat saya kemudian di-invite melalui BlogSpot, maka yang jadi secondary address saya adalah @gmail.com juga (dengan fullname yang sama) :)

apa Google enggak meriksa ya? bukannya saya mau 'serakah' punya 2 account gmail. tapi saya bener2 penasaran, bisa atau enggak saya buka satu account lagi. dan di invitation lewat BlogSpot itu ditekankan untuk "menghormati kesempatan yang sangat terbatas untuk mendapatkan account GMail, dengan cara menggunakan undangan ini untuk Anda sendiri..."

dan saya pikir2 kayaknya bukan cuma saya yang mengalami seperti itu

CentraOne said...

Wah, di mana2 pada demam gmail, tapi kok gw belum pernah di invite ???