Friday, October 28, 2011

Google Code-in 2011: Mau ikut?

Pada tanggal 14 Oktober 2011, Google mengumumkan akan menyelenggarakan kompetisi tahunan Google Code-in kedua. Ini adalah ajang kompetisi pengembangan open source bagi pelajar berusia 13-17 tahun di seluruh dunia. Tujuan kompetisi ini adalah untuk memberi para pelajar kesempatan mencicipi dunia pengembangan open source.

Pengembangan open source bukan hanya sekedar pemrograman komputer, dan kompetisi Google Code-in mencerminkan hal itu dengan menyediakan banyak tugas berbeda yang dapat dipilih. Tugas-tugas tersebut dikelompokkan menjadi delapan kategori:

1. Kode: Menulis atau me-refaktor kode
2. Dokumentasi: Membuat dan menyunting dokumen
3. Outreach: Manajemen komunitas, outreach, dan pemasaran
4. Quality assurance: Menguji dan memastikan kode memiliki kualitas tinggi
5. Riset: Mempelajari suatu masalah dan menyarankan solusinya
6. Pelatihan: Membantu orang lain belajar
7. Penerjemahan: Menyesuaikan kode ke wilayah dan bahasa Anda
8. Antar muka pengguna: Riset pengalaman pengguna atau rancangan dan interaksi antar muka pengguna

Pada tanggal 9 November akan diumumkan organisasi-organisasi yang terlibat sebagai mentor. Organisasi mentor adalah organisasi perangkat lunak open source yang dipilih dari sekumpulan pelamar yang sebelumnya telah berpartisipasi dalam program Google Summer of Code. Tahun lalu ada 20 organisasi yang berpartisipasi.

Kompetisi tahun lalu melibatkan 361 pelajar dari 48 negara, yang selama dua bulan mengerjakan beraneka ragam tugas yang menantang otak, mulai dari penulisan kode sampai penyuntingan video, semua demi mendukung perangkat lunak open source. Di bulan Januari telah diumumkan 14 pemenang grand prize yang diterbangkan ke kantor pusat Google di Mountain View, California untuk menikmati sehari berbincang dengan pegawai Google dan mempelajari seperti apa suasana kerja di Google, dan sehari lagi menikmati pemandangan dan matahari California selatan.

Silakan kunjungi halaman Pertanyaan Yang Sering Muncul di situs Google Code-in untuk rincian lebih lanjut tentang bagaimana mendaftar dan berpartisipasi. Sasaran tahun ini adalah untuk melibatkan lebih banyak lagi pelajar pra universitas dalam kontes daripada tahun lalu.

Kontes Google Code-in kedua ini akan dimulai pada 21 November 2011.


terjemahan bebas dari kiriman blog Open Source at Google

Tuesday, October 05, 2010

Many Roads Lead to Rome, Not All Will Truly Take You There

Ubuntu Lucid, which uses Gnome 2.30, has several ways to set display rotation, all (?) invokes RandR. Two of them have been making me confused for several weeks. Let's start with monitor icon on gnome panel.


If you left-click that icon, depends on how many displays were detected by system, it will give you a pulldown menu with choices to rotate display: Normal, Left, Right, or Upside Down. At the bottom, there is another menu item named "Configure Display Settings ...", which will open a much more complete dialog to set display properties.

This dialog also has a very similar pulldown menu to set rotation: Normal, Left, Right, or Upside Down. Naturally we think that those two pulldown menus points to the same function/code, since both were accessed from the same icon. Wrong! Those two menus are from different packages: gnome-settings-daemon and gnome-control-center. More importantly, setting rotation from this dialog works, while from initial pulldown menu doesn't.

There is another surprise: after clicking Apply, there is another confirmation dialog, which you won't find anywhere in gnome-control-center, because it is also in gnome-settings-daemon. All these part splitting has given me much headache while trying to investigate this bug, and when I tried to complete translation.

But now I'm happy because I can complete translation on both packages. What about the bug? I think this is a challenge I will try to dig deeper by comparing gcc's rotation handling code with gsd's one (I'm still looking for proper section to review).

Update (20101005-20:00): on fresh boot, both rotation control works. weird!

Thursday, September 30, 2010

Cara Cepat Mengakses Penerjemahkan Paket Ubuntu

Ubuntu Lucid Lynx. Saat boot. Disk sedang diperiksa kesehatannya secara otomatis memakai fsck. Di layar muncul pesan terjemahan yang terpotong karena terlalu panjang.

Bagaimana memperbaiki masalah ini?
1. catat pesan yang tampil
2. cari berkas yang memuat pesan tersebut

cd /usr/share/locale-langpack/id/LC_MESSAGES
atau
cd /usr/share/locale/id/LC_MESSAGES
grep "pesan yang tampil" *
3. cari nama paket yang memuat berkas tersebut
dlocate NAMABERKAS
4. menuju ke translation.lp
launchpad-integration -t -P NAMAPAKET

Thursday, August 05, 2010

Terjemahan GNOME ke Bahasa Indonesia Kembali ke 80%



Terima kasih atas kerja keras semua anggota tim penerjemah. Ada yang ingin membantu? Ayo, tak usah malu.

Apa keistimewaan angka 80% bagi GNOME? Bahasa dengan tingkat terjemahan UI 80% atau lebih digolongkan ke bahasa yang didukung penuh oleh GNOME!

Jadi, apakah sisa modul GNOME yang belum diterjemahkan 'tinggal' 20%? Tidak! Masih sangat banyak modul non-UI (dokumentasi) yang belum tersentuh. Masih banyak juga modul-UI yang tergolong ke modul GNOME ekstra dan office yang tingkat penerjemahannya masih rendah. Mari kita terus kerjakan!

Friday, June 11, 2010

Semakin Dekat Ke Target 80%

20100420 60%
20100421 63%
20100424 64%
20100426 67%
20100428 68%
20100504 69%
20100505 70%
20100516 72%
20100522 73%
20100527 74%
20100529 75%
20100530 76%
20100605 77%
20100611 78%
Semakin dekat ke 80%, tetapi melambat secara signifikan. Tapi tak usah khawatir. Dirgita saat ini sedang melakukan penyelarasan (selain pelengkapan terjemahan) puluhan berkas sekaligus. Bila Dirgita telah selesai melakukan review, maka prosentase terjemahan GNOME ke Bahasa Indonesia akan melewati 80%, dan Bahasa Indonesia akan kembali masuk ke status 'supported' untuk GNOME 3.0.

Tentu saja masih banyak pekerjaan menunggu. Target 80% itu hanya mencakup antar muka bagian inti GNOME. Masih ada tugas menerjemahkan dokumentasi antar muka, menerjemahkan kelompok paket ekstra, dst.

Tertarik untuk membantu? Mari!

Wednesday, May 26, 2010

Walking On The Moon ...

Just got an email from GalaxyZoo

It's been nearly 40 years seen Apollo astronaut Eugene Cernan became
the last man to walk on the lunar surface, but at
http://www.moonzoo.org/live you can take your own journey over the
lunar surface.

The site is powered by the efforts of visitors to Moon Zoo - the
latest project from the team that brought you Galaxy Zoo and Solar
Stormwatch. Using the site, you'll see images from NASA's Lunar
Reconnaissance Orbiter which show the lunar surface in unprecedented
detail, and with a few clicks you can record what you find while
exploring.
So, what are you waiting for? Let's go to the moon!

Tuesday, May 18, 2010

Futsal, Server, dan HP

Sore 16.00. Futsal di Kick Spot. Bikin goal of the match dari tembakan setengah lapangan (gol kedua dalam sejarah karir futsal saya yang sudah dua tahun lebih, hehehehe). Rasanya seperti menang final Champions.

Malam 19.30. Reboot yeyen. Pingsan kena oom-killer.

Malam 20.00. Resurrect jedough. Mati suri karena hard disk 2 tera jebol :(

Malam 21.00. HP lenyap. Sadar setelah sampai di Slipi. Balik ke Gedung Cyber, ketemu. Lega.

Malam 23.50. Ngeblog kejar setoran #blog31hari. Masih punya hutang 3 posting. Padahal sudah mengantuk.