
MUA apa saja yang default settingnya memakai trs: sebagai pengganti fwd: dan jwb: atau bls: sebagai pengganti re:? Lalu apakah masing-masing MUA tersebut bisa diubah tatanannya agar 'kembali ke normal'?
Saya duga, akar masalah ini adalah terlalu bersemangatnya para penerjemah dalam melakukan tugasnya, tanpa mempertimbangkan dampak negatifnya.
Komentar?
Sunday, January 31, 2010
trs: jwb: bls: Mengganggu atau Membantu?
Posted by
andika
3
comments
Links to this post
Labels: curhat, ergonomy, ethics, translation, usability
Monday, January 25, 2010
Regulasi Tentang E-Money
E-Money di Indonesia diatur oleh PBI 11/12/PBI/2009 dan Surat Edaran no 11/11/DASP. Pada September 2009, tercatat telah beredar 2,3 juta+ kartu dari 9 penerbit, dengan volume transaksi E-Money sebesar 2 juta+, dengan nilai 68 milyar+.
Beberapa hal penting dari PBI 11/12/PBI/2009 tersebut, antara lain:
- limit unregistered 1 juta, registered 5 juta, dan bulanan 20 juta.
- Pasal 24
(1) Prinsipal, Penerbit, Acquirer, Penyelenggara Kliring dan/atau
Penyelenggara Penyelesaian Akhir wajib:
a. menggunakan sistem yang aman dan andal;
b. memelihara dan meningkatkan keamanan teknologi Uang Elektronik;
c. memiliki kebijakan dan prosedur tertulis (standard operating procedure)
penyelenggaraan kegiatan Uang Elektronik; dan
d. menjaga keamanan dan kerahasiaan data.
(2) Dalam rangka memenuhi kewajiban sebagaimana dimaksud pada ayat (1),
Prinsipal, Penerbit, Acquirer, Penyelenggara Kliring dan/atau
Penyelenggara Penyelesaian Akhir wajib melaksanakan audit teknologi
informasi secara berkala dan melaporkan hasil audit teknologi informasi
tersebut kepada Bank Indonesia.
G. Penerapan Manajemen Risiko Operasional dan Peningkatan Keamanan Teknologi
- Dalam rangka penerapan manajemen risiko operasional, Prinsipal, Penerbit, Acquirer, Penyelenggara Kliring, dan Penyelenggara Penyelesaian Akhir wajib meningkatkan keamanan teknologi Uang Elektronik untuk mengurangi tingkat kejahatan dan penyalahgunaan Uang Elektronik, serta sekaligus untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Uang Elektronik sebagai alat pembayaran.
- Peningkatan keamanan sebagaimana dimaksud pada angka 1, dilakukan terhadap seluruh infrastruktur teknologi yang terkait dengan penyelenggaraan Uang Elektronik, yang meliputi pengamanan pada media penyimpan Uang Elektronik dan pengamanan pada seluruh sistem yang digunakan untuk memproses transaksi Uang Elektronik.
- Dalam peningkatan keamanan sebagaimana dimaksud pada angka 2, antara lain dilakukan dengan penggunaan proven technology yang paling kurang mencakup pemenuhan aspek-aspek sebagai berikut:
a. Adanya sistem keamanan teknologi yang paling kurang memenuhi prinsip-prinsip sebagai berikut:- kerahasiaan data (confidentiality);
- integritas sistem dan data (integrity);
- otentikasi sistem dan data (authentication);
- pencegahan terjadinya penyangkalan transaksi yang telah dilakukan (non-repudiation); dan
- ketersediaan sistem (availability),
b. Adanya sistem dan prosedur untuk melakukan audit trail;
c. Adanya kebijakan dan prosedur internal untuk sistem dan Sumber Daya Manusia (SDM); dan
d. Adanya Business Continuity Plan (BCP) yang dapat menjamin kelangsungan penyelenggaraan Uang Elektronik. BCP tersebut meliputi tindakan preventif maupun contingency plan (termasuk penyediaan sarana back-up) jika terjadi kondisi darurat atau gangguan yang mengakibatkan sistem utama penyelenggaraan Uang Elektronik tidak dapat digunakan. - kerahasiaan data (confidentiality);
Baca juga: Presentasi tentang E-Money dari Telkom
Posted by
andika
0
comments
Links to this post
Saturday, January 09, 2010
Quicklinks 20100109
MapOSMatic: layanan web yang bisa menghasilkan peta kota dari data OpenStreetMap.
hostmap: hostnames and virtual hosts discovery tool, to enumerate all hostnames and configured virtual hosts on an IP address
conntrack-tools: to enable high availability cluster-based stateful firewalls
Samba 4 development
Tentang MySQL, apakah kita perlu ikut petisi yang diusulkan oleh Michael Widenius? Baca dulu beberapa artikel sebelum memutuskan.
Posted by
andika
0
comments
Links to this post
Labels: must-try-later, quicklinks
Friday, December 18, 2009
Build snort inline in Ubuntu 9.10
For IDS experiment in Linux, I was trying snort inline and hlbr. Building hlbr was smooth. But snort inline, as of version 2.6.1.5 can't be smoothly built on Ubuntu 9.10. You need older version of libnet0. It also depend on libdnet, which in Ubuntu renamed into libdumbnet due to name conflict to older DECNet package. So you also need to modify snort inline with this patch: http://cecunguk.blankonlinux.or.id/~andika/snort-inline.patch.
$ wget http://downloads.sourceforge.net/project/snort-inline/snort_inline%20source%20%282.6.x%29/snort_inline-2.6.1.5/snort_inline-2.6.1.5.tar.gzHappy hacking!
$ wget http://cecunguk.blankonlinux.or.id/~andika/snort-inline.patch
$ wget http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/libn/libnet0/libnet0_1.0.2a-7.dsc
$ wget http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/libn/libnet0/libnet0_1.0.2a.orig.tar.gz
$ wget http://archive.ubuntu.com/ubuntu/pool/universe/libn/libnet0/libnet0_1.0.2a-7.diff.gz
# prepare old libnet
$ dpkg-source -x libnet0_1.0.2a-7.dsc
$ cd libnet0-1.0.2a
$ fakeroot debian/rules binary
$ cd ..
$ sudo dpkg -i libnet0_1.0.2a-7_*.deb
# build snort inline
$ tar xvfz snort_inline-2.6.1.5.tar.gz
$ cd snort_inline-2.6.1.5
$ patch -p1 < ../snort-inline.patch
$ sudo apt-get install iptables-dev libnetfilter-queue-dev libdumbnet-dev
$ ./configure
$ make
$ sudo make install
Posted by
andika
0
comments
Links to this post
Monday, November 16, 2009
Little Green Guys With Guns

Beberapa hari ini saya mulai kecanduan suatu permainan: LGGwG. Ini adalah permainan strategi, para pemainnya bergantian melangkah. Strategi diatur bisa melalui klien Windows, Mac, maupun web-based bila Anda bukan pemakai Mac maupun Windows. Untuk klien berbasis web, diperlukan java selain peramban.
Setiap kali pemain mendapat giliran, dia dapat mengatur pergerakan pasukannya. Unit mana bergerak ke mana, menunggu, menembak, atau diam. Ternyata seringkali rancangan pergerakan yang ketika kita coba di aplikasi klien terlihat mulus, ketika diadu dengan rancangan lawan kita, banyak hal yang tak terduga.
Yang juga membuat LGGwG menarik adalah, adanya sangat banyak peta. Pengguna bahkan dapat menyunting sendiri petanya, lalu mengunggah ke situs LGGwG untuk dipakai bertarung. Permainan bisa hanya berdua, sampai berdelapan. Setiap peta baru memerlukan strategi baru tentu saja.
Variasi strategi tidak hanya di tengah permainan. Beberapa peta mendukung trading, dimana para pemain diberi kesempatan untuk memilih sendiri kombinasi unit pasukannya. Kita bisa memilih pasukan yang kuat dalam pertarungan jarak dekat, atau pasukan sniper yang mampu membidik musuh dari jarak jauh.
Kalau tertarik, jangan lupa untuk mencoba semua tutorial. Setelahnya, baru ikut misi-misi bebas.
Update: saksikan video klipnya di sini: http://lggwg.com/main/tour1
Posted by
andika
5
comments
Links to this post
Thursday, October 15, 2009
Interfacing ke Perangkat Fingerprint Scanner
Barusan coba berinteraksi antar perangkat fingerprint scanner merk FingerSpot Desktop Series, yang memiliki interface USB, dengan mesin Linux. Perangkat tersebut dikenali sebagai perangkat 'generik' USB 067b:2303 Prolific Technology, Inc. PL2303 Serial Port, tanpa embel-embel lain yang spesifik mengacu ke FingerSpot. Tapi tidak ada masalah dengan kondisi ini.
Koneksi dari Linux dilakukan melalui /dev/ttyUSB0, dengan parameter serial 57600, 8N1.
Begitu user yang sudah terdaftar di perangkat melakukan pemindaian sidik jari, dan pemindaian berhasil, perangkat otomatis mengirim string ASCII dengan bentuk berikut:
(kqinfo,no_seri_perangkat,id,in_out,tahun,bulan,tanggal,jam,menit,detik)
- Field id adalah integer 4 digit, mulai dari 0001, yang mengacu ke daftar pengguna yang disimpan di dalam perangkat.
- Field tahun s/d detik masing-masing terdiri dari 2 digit. Bila angka < 10, digit pertama diisi nol.
- Field tahun di-offset 2000 (09 berarti tahun 2009, dst).
- Field in_out berisi 0 untuk in atau 1 untuk out.
Sangat sederhana. Tentu saja cukup mudah untuk di-spoof juga :(
Posted by
andika
0
comments
Links to this post
Labels: fingerprint, interfacing, serial, usb
Tuesday, October 13, 2009
Google Wave is Coming!
Posted by
andika
3
comments
Links to this post
Labels: Google, google wave, social networking, technology





