Monday, November 16, 2009

Little Green Guys With Guns


Beberapa hari ini saya mulai kecanduan suatu permainan: LGGwG. Ini adalah permainan strategi, para pemainnya bergantian melangkah. Strategi diatur bisa melalui klien Windows, Mac, maupun web-based bila Anda bukan pemakai Mac maupun Windows. Untuk klien berbasis web, diperlukan java selain peramban.

Setiap kali pemain mendapat giliran, dia dapat mengatur pergerakan pasukannya. Unit mana bergerak ke mana, menunggu, menembak, atau diam. Ternyata seringkali rancangan pergerakan yang ketika kita coba di aplikasi klien terlihat mulus, ketika diadu dengan rancangan lawan kita, banyak hal yang tak terduga.

Yang juga membuat LGGwG menarik adalah, adanya sangat banyak peta. Pengguna bahkan dapat menyunting sendiri petanya, lalu mengunggah ke situs LGGwG untuk dipakai bertarung. Permainan bisa hanya berdua, sampai berdelapan. Setiap peta baru memerlukan strategi baru tentu saja.

Variasi strategi tidak hanya di tengah permainan. Beberapa peta mendukung trading, dimana para pemain diberi kesempatan untuk memilih sendiri kombinasi unit pasukannya. Kita bisa memilih pasukan yang kuat dalam pertarungan jarak dekat, atau pasukan sniper yang mampu membidik musuh dari jarak jauh.

Kalau tertarik, jangan lupa untuk mencoba semua tutorial. Setelahnya, baru ikut misi-misi bebas.

Update: saksikan video klipnya di sini: http://lggwg.com/main/tour1

Thursday, October 15, 2009

Interfacing ke Perangkat Fingerprint Scanner

Barusan coba berinteraksi antar perangkat fingerprint scanner merk FingerSpot Desktop Series, yang memiliki interface USB, dengan mesin Linux. Perangkat tersebut dikenali sebagai perangkat 'generik' USB 067b:2303 Prolific Technology, Inc. PL2303 Serial Port, tanpa embel-embel lain yang spesifik mengacu ke FingerSpot. Tapi tidak ada masalah dengan kondisi ini.

Koneksi dari Linux dilakukan melalui /dev/ttyUSB0, dengan parameter serial 57600, 8N1.

Begitu user yang sudah terdaftar di perangkat melakukan pemindaian sidik jari, dan pemindaian berhasil, perangkat otomatis mengirim string ASCII dengan bentuk berikut:

(kqinfo,no_seri_perangkat,id,in_out,tahun,bulan,tanggal,jam,menit,detik)
  • Field id adalah integer 4 digit, mulai dari 0001, yang mengacu ke daftar pengguna yang disimpan di dalam perangkat.
  • Field tahun s/d detik masing-masing terdiri dari 2 digit. Bila angka < 10, digit pertama diisi nol.
  • Field tahun di-offset 2000 (09 berarti tahun 2009, dst).
  • Field in_out berisi 0 untuk in atau 1 untuk out.

Sangat sederhana. Tentu saja cukup mudah untuk di-spoof juga :(

Tuesday, October 13, 2009

Google Wave is Coming!

Friday, October 02, 2009

Penerjemahan: Deadline dll

Acuan penerjemahan Gnome: Localisation Guide. Jangan terjemahkan modul berikut, karena obsolete: esound, libgnomevfs, libgnomeprint, libgnomeprintui, libart_lgpl, libbonobo(ui), libglade, libgnome, libgnomecanvas, libgnomeprint(ui), libgnomeui. Deadline masih sekitar 6 bulan lagi karena 2.28 baru saja dirilis.

Moblin 2.1: deadline 12 Oktober 2009

Ubuntu Karmic Koala: skedul rilis 29 Okt, deadline terjemahan non language-pack 15 Okt, language-pack 22 Okt.

Wednesday, September 09, 2009

Uji Coba Flexinet Di Ubuntu Jaunty

Beberapa hari ini saya mencoba memakai Flexinet untuk menyambung ke Internet. Modem yang dipakai bermerek Skydata model BRG-U100. Dari lsusb, IDnya adalah 2227:3105. Dari lsusb -v akan muncul info lebih lengkap, idVendor 0x2227 = Samwoo Enterprise, sedangkan idProduct 0x3105 = Skydata SKD-U100. Ternyata modem CDMA tersebut tidak selalu langsung dikenal oleh Ubuntu Jaunty, yang akan menampilkan pesan berikut di syslog:

Sep  8 22:07:50 quirk-a kernel: [ 1457.112160] usb 4-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 3
Sep 8 22:07:50 quirk-a kernel: [ 1457.349099] usb 4-2: configuration #1 chosen from 1 choice
Sep 8 22:07:50 quirk-a kernel: [ 1457.352232] cdc_acm 4-2:1.0: ttyACM0: USB ACM device
Sep 8 22:07:57 quirk-a NetworkManager: (ttyACM0): ignoring due to lack of mobile broadband capabilties
Apabila proses deteksi modem lancar, di syslog akan muncul pesan berbeda:
Sep  8 21:48:40 quirk-a kernel: [  307.604159] usb 4-2: new full speed USB device using uhci_hcd and address 2
Sep 8 21:48:41 quirk-a kernel: [ 307.848088] usb 4-2: configuration #1 chosen from 1 choice
Sep 8 21:48:41 quirk-a kernel: [ 307.889370] cdc_acm 4-2:1.0: ttyACM0: USB ACM device
Sep 8 21:48:41 quirk-a kernel: [ 307.966393] usbcore: registered new interface driver cdc_acm
Sep 8 21:48:41 quirk-a kernel: [ 307.966402] cdc_acm: v0.26:USB Abstract Control Model driver for USB modems and ISDN adapters
Sep 8 21:48:47 quirk-a NetworkManager: (ttyACM0): found serial port (udev:CDMA hal:)
Sep 8 21:48:47 quirk-a NetworkManager: (ttyACM0): deferring until all ports found
Sep 8 21:48:51 quirk-a NetworkManager: Re-checking deferred serial ports
Sep 8 21:48:51 quirk-a NetworkManager: (ttyACM0): new Modem device (driver: 'cdc_acm')
Sep 8 21:48:51 quirk-a NetworkManager: (ttyACM0): exported as /org/freedesktop/Hal/devices/usb_device_2227_3105_SKD_U20_000_if0_serial_unknown_0
Analisis sementara, inisialisasi modem ini kadang perlu waktu > 3 detik, padahal program pendeteksi modem di Jaunty diset dengan timeout 3 detik. Solusi sementara adalah cabut-pasang modem sampai Jaunty otomatis mengenali, karena program pendeteksi di /lib/udev/nm-modem-probe memiliki batas timeout 3 detik yang di-hardcode.

Setelah modem terdeteksi, proses setup koneksi via network manager dapat dilakukan seperti biasa. Tidak perlu memakai wizard, karena memang Flexinet belum terdaftar di wizard.

Satu perangkat keras lagi yang tidak perlu driver khusus di Linux! (Walaupun perlu tweaking dan kesabaran untuk dapat memakainya).

Thursday, September 03, 2009

Brain Fuck Scheduler for Linux Kernel (aka Welcome Back Con Kolivas)

Take newest BFS patch from http://ck.kolivas.org/patches/bfs/2.6.30-sched-bfs-203.patch, start from mainline kernel 2.6.30.3, then apply 3 patches:

tar xvfj vanilla/linux-2.6.30.3.tar.bz2 
cd linux-2.6.30.3/
patch -p1 < ../ck/2.6.30-sched-bfs-203.patch
bzip2 -dc ../vanilla/patch-2.6.30.3-4.bz2 | patch -p1
# skip 2 patches to kernel/sched.c and kernel/sched_rt.c above
bzip2 -dc ../vanilla/patch-2.6.30.4-5.bz2 | patch -p1
cd ..
mv linux-2.6.30.3 linux-2.6.30.5-ck
... and now reconfig, compile, reboot, test, loop

ps: don't forget to read BFS FAQ

Friday, August 14, 2009

Header PO Standar Untuk Terjemahan ke Bahasa Indonesia

Ketika mulai menterjemahkan Tomboy, Gtranslator versi 1.9.4 terus saja menampilkan pesan kesalahan invalid plural forms. Ternyata mesti diisi sebagai berikut untuk bahasa Indonesia:

"Language-Team: Indonesian \n"
"MIME-Version: 1.0\n"
"Content-Type: text/plain; charset=UTF-8\n"
"Content-Transfer-Encoding: 8bit\n"
"Plural-Forms: nplurals=1; plural=0;\n"
referensi: disini